Kalkulator DP: Segala yang Penting untuk Dipikirkan Sebelum Pengajuan Kredit Rumah!

Sistem pembayaran kredit yang banyak ditawarkan saat ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan segala sesuatu dengan lebih mudah dan cepat. Bukan hanya barang bernilai kecil namun juga besar seperti rumah. KPR atau kredit pemilikan rumah menjadi produk yang cukup laris di Indonesia. Dengan menggunakan sistem kredit masyarakat bisa membeli rumah dengan cepat. Namun bagi Anda yang tertarik untuk melakukan itu tidak bisa sembarangan, pastikan Anda sudah memperhitungkan misalnya dengan kalkulator DP yang akan memberikan gambaran besaran cicilan kedepan.

Membayar segala sesuatu dengan cara kredit memang memberikan kemudahan namun tetap perlu kehati-hatian. Salah dalam memperhitungkan diawal pasti akan berimbas pada masalah kedepan seperti kredit macet bahkan paling buruk rumah bisa sita oleh bank. Untuk itu bagi Anda yang belum mengetahui sistem kerja dan lainnya dari KPR, ada baiknya pahami apapun itu dari awal. Jangan asal melakukan pengajuan dan hanya bermodal dengan DP ringan serta penghasilan yang tidak lebih dari 5 juta perbulan.

Pada umumnya setiap bank selalu mematok kredit rumah perbulan lebih dari 30% penghasilan pada keluarga tersebut. Namun perhitungkan itu juga bisa dipengaruhi oleh beberapa hal lainnya seperti besaran DP, tenor yang diambil sampai dengan harga rumah yang diinginkan. Ada beberapa yang penting untuk dipikirkan diawal yaitu;

  1. Nilai dari pokok harga rumah yang Anda inginkan.
  2. Nilai dari bunga yang dipinjamkan, ini bisa bunga normal atau flat atau bunga mengambang sesuai dengan pergerakan keuangan dunia.
  3. Perhatikan mengenai panjang pendeknya tenor yang dipilih.
  4. Perhatikan untuk melihat kesesuaian pendapatan dengan besaran kewajiban untuk membayar.
  5. Perhatikan mengenai jenis bank yang Anda pilih.

Sekarang ini Anda dimudahkan dengan adanya simulasi KPR menggunakan kalkulator DP yang dapat memperkirakan secara langsung besaran cicilan yang diwajibkan setiap bulannya. Cek selengkapnya di https://www.bca.co.id/id/Individu/produk/pinjaman/KPR/KPR-First

Dengan melakukan perhitungan dari awal tentu akan lebih mudah, secara otomatis meminimalisir kemungkinan buruk terjadinya kredit macet ataupun rumah yang disita oleh bank karena kekuatan untuk membayar kurang. Jika sudah diketahui sejak awal perincian atau perkiraan nominal, sebelum pengajuan bisa meyakinkan kembali apakah memang sudah sesuai dengan pendapatan atau merasa keberatan. Jika dirasa berat lebih baik untuk tidak mengajukan terlebih dahulu.

Bagi Anda yang penasaran seperti apa penggunaan kalkulator KPR untuk melihat perkiraan, mudah saja karena hanya perlu beberapa indikator seperti:

  1. Jumlah pinjaman yaitu Anda bisa memperhitungkan dari harga rumah lalu kurangi uang muka yang sudah dibayarkan diawal. Misalnya saja Anda ambil rumah seharga 250 juta dengan pembayaran DP 15% dari jumlah harganya.
  2. Lalu isikan juga suku bunga yang saat ini masing-masing bank menawarkan bunga yang berbeda, pilih yang paling rendah sehingga meringankan.
  3. Perhatikan pula mengenai jangka waktu yang diambil, sekarang ada batasan maksimal untuk melakukan kredit pinjaman dengan jangka waktu 30 tahun.

Setelah melihat beberapa ulasan diatas, apakah Anda sudah yakin untuk tetap mengajukan KPR sekarang? Atau justru sebaliknya semakin ragu dengan berbagai kemungkinan buruk karena pendapatan tidak sesuai dengan nilai atau nominal yang harus dibayarkan setiap bulan. Supaya lebih yakin memang harus praktik sendiri terlebih dahulu menggunakan kalkulator DP pada simulasi KPR yang mudah dan praktis. BCA memberikan pelayanan KPR yang ringan bunganya serta mudah mengajukannya, Anda bisa menjadikan bank BCA sebagai salah satu pilihan terbaik sebelum pengajuan.