Cara Panen Biji Selasih dan Tips Penyimpanannya

 

 

Cara panen biji selasih – biji selasih merupakan biji dari tanaman selasih atau dalam bahasa Inggrisnya yaitu basil. Biji selasih banyak dimanfaatkan sebagai komponen tambahan dalam berbagai produk olahan pangan dan juga minuman.

Tanaman selasih merupakan tanaman musim panas yang memiliki aroma dan cita rasa yang tajam. Meskipun biji selasih sudah populer dikonsumsi dalam produk makanan, namun masih banyak yang belum tahu cara panen biji selasih dan berikut ini adalah informasi lengkapnya.

Cara panen biji selasih

Biji selasih yang telah masak harus segera dipanen agar kualitasnya tidak menurun. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai cara panen biji selasih.

Bunga menjadi coklat

Cara panen biji selasih dapat dilakukan dengan mengetahui waktu yang tepat untuk bisa memulai panen. Bunga tanaman selasih yang mulai tumbuh dapat menjadi tanda biji selasih mulai terbentuk.

Ketika bunga mulai dikelilingi oleh banyak lebah dan warnanya mulai berubah dari hijau menjadi coklat maka tandanya biji selasih siap dipanen.

Pencet bunga

Cara panen biji selasih yang kedua yaitu dengan memencet bunga untuk memisahkan biji dari bunga yang sudah kering. Anda bisa memencet bunga sambil memutar atau memelintirnya secara perlahan untuk mengeluarkan biji selasih dari dalam bunganya.

Cara panen biji selasih dengan cara memelintir bagian bunganya harus dilakukan dari bagian atas bunga dan memencet pada bagian atas tangkai bunga yang berdekatan dengan daun tanaman selasih.

Semai kembali atau simpan biji selasih

Setelah biji selasih dipanen, maka selanjutnya ada 2 pilihan yang dapat dilakukan terhadap biji selasih tersebut yaitu menyemai kembali atau menyimpannya. Biji selasih memiliki sifat tumbuh yang cepat , sehingga biji selasih yang telah dipanen selanjutnya dapat disemai kembali untuk menumbuhkan tanaman selasih baru.

Namun, jika biji selasih yang sudah dipanen ingin digunakan untuk konsumsi, maka biji selasih harus segera disimpan dengan baik. Jika biji selasih disimpan dengan baik, maka biji selasih dapat bertahan sampai 5 tahun ke depan.

Panen biji selasih secara rutin

Cara panen biji selasih yang baik yaitu dengan cara memanennya secara rutin selama masa tumbuhnya. Cara panen biji selasih yang rutin dilakukan dengan cara membuang ⅓ daun-daun selasih setiap bulan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman selasih baru.

Yang tidak boleh dilakukan!

Cara panen biji selasih harus memerhatikan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika proses pemanenan. Yang pertama yaitu jangan memetik daun tanaman selasih di sepanjang batangnya.

Cara panen biji selasih dengan memetik daun di sepanjang batangnya akan membuat daun-daun lainnya mudah berguguran dari batangnya dan akibatnya akan menghasilkan batang yang kurus dan kosong hanya menyisakan sehelai daun pada bagian atasnya.

Tips menyimpan biji selasih

Setelah mengetahui cara panen biji selasih yang tepat, maka selanjutnya informasi mengenai cara menyimpan biji selasih juga perlu untuk diketahui. Biji selasih sama seperti biji lainnya yaitu memerlukan tempat penyimpanan biji selasih yang dingin.

Udara yang panas akan memudahkan biji selasih untuk tumbuh dengan mudah. Cara panen biji selasih yang baik juga harus diikuti dengan cara penyimpanan biji selasih yang baik yaitu dengan menggunakan wadah yang kedap udara untuk mencegah udara lembab dari luar masuk ke dalam wadah.

Itu dia beberapa informasi seputar cara panen biji selasih yang baik dan tepat. Semoga informasi seputar cara panen biji selasih ini dapat bermanfaat untuk para pembaca yang ingin mengetahui proses atau cara panen biji selasih yang baik di lapangan.