Amerika Menunda Vaksin untuk Anak dibawah 6 Tahun

Amerika menunda vaksin untuk Anak dibawah 6 tahun – Amerika kembali menunda pemberian vaksin untuk anak-anak usia dibawah 6 tahun. Lonjakan kasus covid di negara adidaya ini membuat banyak orang tua mendesak pemerintah Amerika untuk segera memberikan vaksin kepada anak-anak mereka yang masih berusia dibawah 6 tahun.

Regulator Amerika tiba-tiba kembali menunda tinjauan untuk pemberian vaksin ini. Bio NTech dan Pfizer telah meminta ke FDA (Food and Drugs Administration) untuk melaksanakan vaksin di kelompok anak-anak dimulai dari usia 6 bulan. Jika permintaan ini disetujui, Pfizer akan menjadi vaksin pertama yang dapat digunakan pada golongan infant dan toddler.

Di awal Februari kemarin, FDA sendiri telah meminta kepada pihak Bio NTech untuk mengirimkan data dalam bentuk aplikasi formal sebagai syarat untuk persetujuan penggunaan vaksin ini. Pihak Bio NTech pun telah memenuhi ketentuan-ketentuan yang diajukan oleh FDA.

FDA maupun Pfizer sendiri belum menentukan jumlah dosis yang dapat diberikan pada kelompok anak-anak ini. Melihat tingginya lonjakan dari kasus covid dengan varian omicron ini mendesak FDA untuk memaksa pihak Pfizer memberikan approval (OK) vaksin. Pihak FDA sendiri mengkhawatirkan dampak yang akan terkena pada anak-anak jika mereka terinfeksi virus omicron.

Alasan Regulator Amerika Menunda Vaksin

Penundaan secara tiba-tiba yang dilakukan oleh FDA bukan tanpa alasan jelas. Melihat dari ketidak pastian dari jumlah dosis yang diberikan membuat FDA harus menahan kembali keputusan pemberian vaksin untuk anak-anak.

Pada awal penelitian, dua dosis yang diberikan ke anak-anak dianggap cukup untuk melindungi anak-anak dari virus ini. Tetapi seperti yang kita ketahui, bahwa virus corona ini mampu dengan cepat bermutasi, sehingga memerlukan penelitian lebih lanjut untuk pemberian dosisnya.

Di hari Jumat kemarin (11/02/2022), FDA menyatakan bahwa keputusan pemberian vaksin ini membutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai efek yang diberikan di dosis yang ketiga. Pihak Pfizer sendiri telah menyatakan bahwa mereka akan mampu menyerahkan hasil penelitian ini di sekitar bulan April mendatang

Tentu saja penundaan pemberian vaksin ini menimbulkan kekecewaan para orang tua yang memiliki anak di usia balita. Ketidakpastian dalam situasi pandemi dan ketakutan tanpa adanya perlindungan dari vaksin menjadi penyebab kekecewaan para orang tua di Amerika.

Untuk mengetahui berita Indonesia tentang vaksin, anda bisa mengakses laman Dieselpunks salah satu portal berita yang menyajikan informasi terupdate dan akurat.